Sabtu, 08 Februari 2014

Dinamika Rotasi oleh Lidya Thedja (11)

PENGERTIAN
Dinamika rotasi adalah gerak rotasi suatu partikel atau benda tanpa memperhatikan penyebab terjadinya gerak rotasi tersebut.

Kita dapat menjumpai adanya dinamika rotasi dalam kehidupan sehari-hari, misalnya pada mobil, pada saat kecepatan tinggi rotasi roda mobil juga tinggi apabila dalam keadaan tersebut mobil  berbelok terlalu tajam, maka yang terjadi adalah mobil tersebut terbalik karena terjadinya perubahan energi kinatik rotasi yang terlalu besar. Sedangkan pada mobil yang berkecepatan rendah, energi kinetik rotasinya tidak terlalu besar maka mobil tersebut dapat berbelok tajam dan lebih mudah untuk menyeimbangkan porosnya.

Pada percobaan yang telah dilakukan terhadap roda yang diputar secara vertikal dengan sumbu yang digerakkan ke kiri maupun ke kanan. Hal ini berhubungan erat dengan rumus: 
Ek = Ekt + Ekr
Ek ½ mv^2 + ½ ω^2
Dengan:
Ekt = energi kinetik translasi (joule)                 
Ekr =energi kinetik rotasi (joule)                      
m = massa (kg)                                                 
I = momen inersia (kgm^2)
v = kecepatan (m/s)
ω = kecepatan sudut (rad/s)
Dan dari hasil percobaan itu dapat disimpulkan bahwa:
a. Pada saat roda berputar dan porosnya diubah ke kiri, maka roda tersebut akan berusaha tetap mempertahankan keseimbangannya sehingga poros seolah-olah bergerak ke arah kanan berlawanan dengan arah berubahnya poros yang kita lakukan.
b. Pada saat roda berputar dan porosnya diubah ke kanan, maka roda tersebut akan berusaha tetap mempertahankan keseimbangannya sehingga poros seolah-olah bergerak ke arah kiri berlawanan dengan arah berubahnya poros yang kita lakukan.

*Dibidang putar:
a. Pada saat kita berdiri di bidang putar dan membawa roda yang berputar vertikal lalu kita ubah porosnya ke arah kiri, maka bidang putar tersebut juga arah poros yang kita putar yakni ke arah kiri (tidak ada perlawanan gaya).
b. Pada saat kita berdiri di bidang putar dan membawa roda yang berputar vertikal lalu kita ubah porosnya ke arah kanan, maka bidang putar tersebut juga arah poros yang kita putar yakni ke arah kanan (tidak ada perlawanan gaya).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar