Selasa, 29 Oktober 2013


Laporan Penelitian Ilmiah.

          I.     Latar belakang masalah


           Listrik satu istilah yang tentunya tidak asing lagi ditelinga kita, listrik sudah merupakan kebutuhan primer pada semua manusia. Semua kegiatan manusia di dunia saat ini tentu saja sudah hampir menyertakan listrik sebagai sumber tenaganya, contoh malam akan begitu gelap tanpa listrik, dan banyak produk produk elektronik yang pastinya bertanagakan listrik. 
Lalu apa masalahnya? Masalahnya bagaimana kita membangkitkan listrik tersebut untuk di gunakan seperti pada contoh? Kita telah mengenal banyak sarana pembangkit listrik. Seperti dengan tenaga air yang hanya membutuhkan dynamo dan kincir air, tenaga angin yang didapatkan dari putaran kincir angin di suatu tempat yang tiupan anginnya selalu kencang, Dll. Sekarang kita akan mencari sumber listrik lain yang lebih ekonomis sehingga dapat diterapkan pada level masyarakat yang berada dibawah garis kemiskinan, seperti yang kita ketahi belum semua masyarakat Indonesia menikmati listrik. Maka dari itu sumber tenaga listrik yang ekonomislah yang sedang ramai diteliti oleh para ilmuwan fisika. Sehingga dapat di manfaatkan oleh masyarakat luas.



        II.     Tujuan : meningkatkan kualitas baterai organik dengan elemen galvani

.

      III.     Metode Penelitian:
A.   
Alat dan bahan yang dibutuhkan:

1.         Kentang yang telah direbus
2.         Kentang biasa

3.         Lampu LED (atau lampu bohlam kecil juga bisa)
4.         Kabel
5.         Penjepit buaya 

6.         Lempengan tembaga

7.         Lempengan seng 

8.         Untuk pengganti tembaga dan seng ini dapat digunakan isi dalam baterai yang biasanya berwarna hitam

B.    Langkah-langkah:


1.         Tusukkan lempengan tembaga dan seng ke dalam kawat kentang mentah.
2.         Jepitkan kabel kepada lempengan tersebut dan hubungkan dengan lampu.

3.         Lihat nyala lampu yang terjadi.

4.         Jika nyala lampu belum kelihatan, maka tambah kentang tersebut  agar arus listrik yang dihasilkan bertambah besar.

5.         Lakukan percobaan diatas dan lihat perbedaan hasilnya.

      IV.     Hasil Dan Pembahasan

1.     Kentang yang direbus menghasilkan nyala lampu lebih terang dibandingkan dengan kentang mentah dalam jmlah penggunaan kentang yang sama,

2.     Kentang dapat mengalirkan listrik sehingga dapat mebuat lampu menyala.




        V.     Kesimpulan


Lampu tersebut dapat menyala karena adanya arus listrik yang mengalir. Seperti halnya baterai lampu senter, kentang dan lempengan-lempengan itu pun menghasilkan arus listrik walaupun sangat lemah. Getah kentang mempengaruhi logam-logam itu secara kimiawi layaknya larutan elektrolit dalam aki. Oleh akren aitu, susunan seperti ini disebur elemen galvani, karena yang pertama kali mengamati proses ini dalam eksperimen ialah seorang dokter Itali bernama Galvani. Dan jika kita dilakukan perlakuan khusus terhadap kentang (dalam hal ini di rebus) ternyata dapat meningkatkan kemampuan oksidasi dan reduksi dalam sel atau elemen galvanic hal ini disebut Salt Brigde. Bahakan perbandingan intensitas hasil kentang rebus yang didapat yaitu 10 kali lipat dibandingkan yang mentah.

Oleh :
Valerian Laksono XI IA 3 /20
Catherin Ariyanto XI IA 3 /26

Tidak ada komentar:

Posting Komentar